Menu

Mode Gelap
Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

Daerah

Jelang Idul Fitri, Pemkab OKI Gelar Operasi Pasar Murah untuk Stabilitas Harga Sembako

badge-check


					Jelang Idul Fitri, Pemkab OKI Gelar Operasi Pasar Murah untuk Stabilitas Harga Sembako Perbesar

Kayuagung, Warta Sumsel.co.id. – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Perdagangan kembali menggelar Operasi Pasar Murah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan ini berlangsung di Kayuagung pada Selasa (11/3/25) dan dihadiri langsung oleh Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki.

Pemerintah Hadir untuk Meringankan Beban Masyarakat

Dalam sambutannya, Bupati Muchendi menegaskan bahwa Operasi Pasar Murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam mengendalikan lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari raya.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, karena kita tahu bahwa biasanya menjelang Idul Fitri, harga sembako meningkat. Maka dari itu, pemerintah hadir untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar Muchendi.

Bupati juga menjelaskan bahwa program ini telah mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Ini sudah disubsidi melalui Dinas Perdagangan. Pemerintah harus hadir dalam kondisi seperti ini untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten OKI,” tambahnya.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja selama bulan Ramadan dan tidak bersikap konsumtif.

“Kami harap masyarakat tidak berbelanja secara berlebihan. Manfaatkan kegiatan ini dengan baik, dan jangan sampai konsumtif,” pesannya.

Pemerintah Perketat Pengawasan Pasar

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muchendi juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawasi praktik perdagangan yang merugikan masyarakat, seperti kecurangan timbangan dan penimbunan bahan pokok.

“Kita akan memastikan bahwa timbangan harus akurat, tidak ada yang dirugikan, serta mencegah adanya penimbunan dan harga-harga yang melebihi ketetapan pemerintah,” tegasnya.

Strategi Pengendalian Inflasi Daerah

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan OKI, Sahrul, menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murah merupakan langkah strategis dalam menekan inflasi daerah.

“Ini adalah operasi pasar yang kedua kalinya kita laksanakan di depan Kecamatan Kayuagung, dan masih akan ada lima kegiatan serupa. Mudah-mudahan inflasi tetap terkendali sebagaimana yang kita harapkan,” jelas Sahrul.

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang lebih terjangkau, di antaranya:

Beras: Rp60.000 per 5 kg

Minyak goreng: Rp14.000 per liter

Telur ayam: Rp22.000 per kg

Daging ayam: Rp30.000 per kg

Cabai merah: Rp25.000 per kg

Bawang merah: Rp35.000 per kg

Bawang putih: Rp38.000 per kg

Telur bebek: Rp2.500 per butir

Selain itu, masyarakat juga dapat membeli sayur-mayur dengan harga lebih murah dibanding harga pasar.

“Sebanyak 1.000 kupon telah dibagikan kepada masyarakat Kecamatan Kayuagung agar dapat menikmati manfaat dari program ini,” tambahnya.

Dukungan untuk UMKM dan Pedagang Kecil

Tak hanya menjual sembako murah, Operasi Pasar Murah ini juga melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka.

“Kami juga mengajak UMKM lokal untuk ikut serta dalam kegiatan ini agar mereka bisa mendapatkan manfaat secara ekonomi,” kata Sahrul.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan layanan tera ulang timbangan secara gratis guna memastikan keakuratan alat timbang para pedagang dan menghindari kerugian bagi masyarakat.

“Dengan adanya tera ulang ini, kita pastikan timbangan sesuai standar, sehingga baik pedagang maupun pembeli tidak dirugikan,” tutupnya.

Operasi Pasar Murah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, membantu menekan inflasi, serta memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak

8 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora

5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh

11 Juli 2026 - 21:16 WIB

Trending di Daerah