Menu

Mode Gelap
Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

Daerah

Kabel Listrik Maut di Jembatan Muara Batun: Siapa yang Bertanggung Jawab?

badge-check


					Kabel Listrik Maut di Jembatan Muara Batun: Siapa yang Bertanggung Jawab? Perbesar

Jejawi, Wartasumsel.co.id – Kematian tragis RS (37), warga Desa Lingkis, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), akibat tersengat listrik di Jembatan Muara Batun pada Sabtu (15/3/2025), menimbulkan pertanyaan besar terkait keselamatan publik.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, ketika korban sedang dalam perjalanan pulang ke Desa Lingkis menggunakan ketek (perahu kecil bermotor) dari Palembang. Saat hendak melewati jembatan di Desa Muara Batun, air sungai yang sedang pasang tinggi membuat cerobong asap ketek tidak dapat melewati jembatan. Solusinya, cerobong tersebut harus dilepas agar ketek bisa melintas.

Namun, secara tiba-tiba RS memegang kabel listrik yang menjulur di atas sungai dan seketika tersengat listrik bertegangan tinggi. Akibatnya, ia terpental dan jatuh ke sungai, lalu tenggelam. Hingga saat ini, tim pencarian masih berupaya menemukan jasad korban.

Investigasi dan Proses Pencarian Korban

Kepala Desa Lingkis Sopiyanto, S.Kom telah mengonfirmasi kejadian ini dan melaporkannya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKI. Tim BPBD pun telah bergerak menuju lokasi untuk membantu pencarian korban, Hari ini lanjut pencarian dengan tim Basarnas dan tim penyelam UNSRI semoga korban cepat ditemukan, harapanya.

Sementara itu, pihak berwenang sedang menyelidiki faktor utama penyebab kecelakaan, terutama terkait posisi kabel listrik yang terlalu rendah di atas jalur perairan. Hal ini menjadi sorotan karena kabel listrik yang melintang di jalur transportasi air seharusnya memiliki standar keamanan tertentu untuk mencegah insiden semacam ini.

Kelalaian dan Tuntutan Masyarakat

Tragedi ini mengungkap potensi kelalaian dalam pengawasan infrastruktur kelistrikan, terutama yang berlokasi di dekat jalur transportasi air. Warga sekitar mengaku sudah lama mengkhawatirkan tinggi kabel listrik di area jembatan, namun belum ada tindakan konkret dari pihak terkait.

Masyarakat kini mendesak pertanggungjawaban dari instansi berwenang seperti perusahaan penyedia listrik dan pemerintah daerah. Jika terbukti ada unsur kelalaian dalam pemasangan atau perawatan kabel listrik, keluarga korban bisa menempuh jalur hukum untuk mendapatkan keadilan.

Mencegah Tragedi Serupa

Insiden ini menjadi peringatan bagi pihak berwenang untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap instalasi listrik di area publik, khususnya di jalur perairan. Beberapa langkah yang perlu segera diambil antara lain:

Menaikkan posisi kabel listrik di atas jembatan agar tidak membahayakan pengguna transportasi air.

Menambah tanda peringatan dan perlindungan tambahan di lokasi-lokasi rawan.

Melakukan inspeksi rutin terhadap kabel listrik yang melintas di jalur publik.

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kelalaian dan kurangnya pengawasan menyebabkan nyawa melayang sia-sia.(Nel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh

11 Juli 2026 - 21:16 WIB

Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

25 Mei 2026 - 23:08 WIB

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

Trending di Daerah