Menu

Mode Gelap
Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

Daerah

Bupati OKI Tinjau Jembatan Rusak di Desa Kandis, Percepat Penanganan Darurat

badge-check


					Bupati OKI Tinjau Jembatan Rusak di Desa Kandis, Percepat Penanganan Darurat Perbesar

OKI, Wartasumsel.co.id — Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi, dengan sigap meninjau langsung kondisi jembatan rusak di Desa Kandis, Kecamatan Pampangan, pada Rabu (19/03/2025) pagi.

Jembatan yang menghubungkan Desa Kandis dengan Desa Ulak Depati ini mengalami kerusakan pada bagian oprit yang ambles akibat terbawa arus sungai. Jembatan tersebut berada di ruas jalan Pampangan – SP. Padang, yang menjadi jalur vital bagi masyarakat setempat.

Prioritaskan Penanganan Darurat

Mengetahui kondisi tersebut, Bupati Muchendi langsung mengambil langkah cepat.

“Tadi malam kami mendapat laporan, dan pagi ini kami langsung turun ke lapangan untuk memastikan agar penanganan darurat segera dilakukan,” ujar Muchendi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat proses perbaikan jangka panjang.

“Ada dua skema perbaikan, yaitu melalui APBD atau bantuan dari perusahaan. Jika menggunakan APBD, ada proses lelang yang perlu dilalui, sementara bantuan perusahaan melalui CSR bisa lebih cepat. Yang terpenting adalah aktivitas masyarakat tidak terganggu,” jelasnya.

Upaya Perbaikan Sementara dan Jangka Panjang

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR OKI, Man Winardi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan perbaikan sementara. Tim tersebut bekerja sama dengan kecamatan dan pemerintah desa setempat guna memastikan akses tetap dapat digunakan.

“Saat ini, kami memasang batang kelapa yang diikat rantai agar jembatan tetap bisa dilalui kendaraan ringan. Sementara itu, tim teknis tengah melakukan analisis untuk perbaikan jangka panjang,” ungkap Man Winardi.

Ia menambahkan bahwa perbaikan permanen akan membutuhkan konstruksi tembok penahan tanggul berbahan plat besi atau beton.

“Saat ini, kami sedang menghitung kebutuhan anggaran, baik melalui APBD maupun bantuan CSR dari perusahaan,” pungkasnya.

(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak

8 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora

5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh

11 Juli 2026 - 21:16 WIB

Trending di Daerah