Menu

Mode Gelap
Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

Daerah

Genjot PAD Lewat Lelang Randis, OKI Raup Hampir 1 Miliar

badge-check


					Genjot PAD Lewat Lelang Randis, OKI Raup Hampir 1 Miliar Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id–Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam penataan Barang Milik Daerah (BMD) melalui lelang kendaraan dinas (Randis) yang digelar pada Jumat, 13 Juni 2025. Lelang tersebut dilaksanakan secara terbuka dan daring melalui aplikasi resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang.

Sebanyak 31 unit kendaraan dinas dilelang pada tahap pertama, di mana 16 unit kendaraan dan 3 paket scrap (limbah benda padat) berhasil terjual. Total hasil lelang mencapai Rp 990.097.000 dari limit awal Rp 794.097.000. Sisa 12 unit kendaraan lainnya akan dilelang pada tahap kedua, dengan nilai limit sebesar Rp 371.116.000.

Kepala BPKAD OKI, Farlidena Burniat, optimis target penerimaan lelang sebesar Rp 1 miliar akan tercapai. “Masih ada 12 unit kendaraan lagi yang akan dilelang pada tahap II, ditambah kendaraan roda dua. Kami optimis capai target,” ungkapnya.

Farlidena menegaskan seluruh proses dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Proses lelang ini dilakukan secara transparan dan online. Hasilnya masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) OKI,” tegasnya.

Efisiensi dan Pemulihan Aset

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyatakan bahwa pelelangan ini merupakan langkah pemulihan aset serta pengoptimalan pendapatan daerah, seiring keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada Kejari OKI yang telah mendampingi sejak awal proses pemulihan aset ini. Hasil lelang bisa menjadi tambahan keuangan daerah,” kata Supri.

Ia menambahkan, penghapusan kendaraan dinas lewat lelang juga bertujuan mengefisiensikan biaya perawatan, BBM, dan asuransi. “Kendaraan-kendaraan tersebut bukan dalam kondisi rusak berat, jadi pelelangan adalah solusi efisiensi terbaik,” ujarnya.

Supriyanto berharap lelang tahap II dan kendaraan roda dua ke depannya mampu mendongkrak pendapatan daerah secara signifikan.
(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak

8 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora

5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh

11 Juli 2026 - 21:16 WIB

Trending di Daerah