Menu

Mode Gelap
Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu Icang Rahardian: Jangan Biarkan Mitra MBG Main-Main dengan Gizi Anak Konflik Lahan di OKI Memanas, Petani Kirim Surat Resmi ke Prabowo Membara lagi kebakaran Illegal Refinery di Pal-2, Kecamatan Babat Toman Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

Daerah

Genjot PAD Lewat Lelang Randis, OKI Raup Hampir 1 Miliar

badge-check


					Genjot PAD Lewat Lelang Randis, OKI Raup Hampir 1 Miliar Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id–Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam penataan Barang Milik Daerah (BMD) melalui lelang kendaraan dinas (Randis) yang digelar pada Jumat, 13 Juni 2025. Lelang tersebut dilaksanakan secara terbuka dan daring melalui aplikasi resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang.

Sebanyak 31 unit kendaraan dinas dilelang pada tahap pertama, di mana 16 unit kendaraan dan 3 paket scrap (limbah benda padat) berhasil terjual. Total hasil lelang mencapai Rp 990.097.000 dari limit awal Rp 794.097.000. Sisa 12 unit kendaraan lainnya akan dilelang pada tahap kedua, dengan nilai limit sebesar Rp 371.116.000.

Kepala BPKAD OKI, Farlidena Burniat, optimis target penerimaan lelang sebesar Rp 1 miliar akan tercapai. “Masih ada 12 unit kendaraan lagi yang akan dilelang pada tahap II, ditambah kendaraan roda dua. Kami optimis capai target,” ungkapnya.

Farlidena menegaskan seluruh proses dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Proses lelang ini dilakukan secara transparan dan online. Hasilnya masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) OKI,” tegasnya.

Efisiensi dan Pemulihan Aset

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyatakan bahwa pelelangan ini merupakan langkah pemulihan aset serta pengoptimalan pendapatan daerah, seiring keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada Kejari OKI yang telah mendampingi sejak awal proses pemulihan aset ini. Hasil lelang bisa menjadi tambahan keuangan daerah,” kata Supri.

Ia menambahkan, penghapusan kendaraan dinas lewat lelang juga bertujuan mengefisiensikan biaya perawatan, BBM, dan asuransi. “Kendaraan-kendaraan tersebut bukan dalam kondisi rusak berat, jadi pelelangan adalah solusi efisiensi terbaik,” ujarnya.

Supriyanto berharap lelang tahap II dan kendaraan roda dua ke depannya mampu mendongkrak pendapatan daerah secara signifikan.
(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu

7 April 2026 - 18:40 WIB

Membara lagi kebakaran Illegal Refinery di Pal-2, Kecamatan Babat Toman

4 April 2026 - 07:16 WIB

Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

31 Maret 2026 - 09:57 WIB

“Kasus Kepsek Aniaya Aktivis Memanas: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Didesak Bertanggung Jawab”

15 Maret 2026 - 01:45 WIB

Trending di Banyuasin