Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

Genjot PAD Lewat Lelang Randis, OKI Raup Hampir 1 Miliar

badge-check


					Genjot PAD Lewat Lelang Randis, OKI Raup Hampir 1 Miliar Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id–Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam penataan Barang Milik Daerah (BMD) melalui lelang kendaraan dinas (Randis) yang digelar pada Jumat, 13 Juni 2025. Lelang tersebut dilaksanakan secara terbuka dan daring melalui aplikasi resmi Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang.

Sebanyak 31 unit kendaraan dinas dilelang pada tahap pertama, di mana 16 unit kendaraan dan 3 paket scrap (limbah benda padat) berhasil terjual. Total hasil lelang mencapai Rp 990.097.000 dari limit awal Rp 794.097.000. Sisa 12 unit kendaraan lainnya akan dilelang pada tahap kedua, dengan nilai limit sebesar Rp 371.116.000.

Kepala BPKAD OKI, Farlidena Burniat, optimis target penerimaan lelang sebesar Rp 1 miliar akan tercapai. “Masih ada 12 unit kendaraan lagi yang akan dilelang pada tahap II, ditambah kendaraan roda dua. Kami optimis capai target,” ungkapnya.

Farlidena menegaskan seluruh proses dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Proses lelang ini dilakukan secara transparan dan online. Hasilnya masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) OKI,” tegasnya.

Efisiensi dan Pemulihan Aset

Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyatakan bahwa pelelangan ini merupakan langkah pemulihan aset serta pengoptimalan pendapatan daerah, seiring keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada Kejari OKI yang telah mendampingi sejak awal proses pemulihan aset ini. Hasil lelang bisa menjadi tambahan keuangan daerah,” kata Supri.

Ia menambahkan, penghapusan kendaraan dinas lewat lelang juga bertujuan mengefisiensikan biaya perawatan, BBM, dan asuransi. “Kendaraan-kendaraan tersebut bukan dalam kondisi rusak berat, jadi pelelangan adalah solusi efisiensi terbaik,” ujarnya.

Supriyanto berharap lelang tahap II dan kendaraan roda dua ke depannya mampu mendongkrak pendapatan daerah secara signifikan.
(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Warga Desa Setiajaya Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Truk Alat Berat

3 Mei 2026 - 19:16 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Trending di Daerah