Menu ✖

Mode Gelap
Nelayan Menjerit !, Dugaan  TRAWL Resahkan Kuala Sungai Pasir SPAK-OKI Bawa Dugaan Pungli Disdik ke Pemda, Kabid SD Disorot Dugaan Pengeroyokan di Lapas Kayuagung, Korban Masuk ICU, Tiga Warga Binaan Di-BAP Demo di Kantor Gubernur Sumsel, GRANSI ‘Gedor’ Disdik: Soroti Pungutan SMK Negeri 2 Palembang dan Desak Kadisdik Dievaluasi Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 81, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 81, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Hukum

Peringati HUT RI, 744 Warga Binaan Lapas Kayuagung Terima Remisi dan Akses Belajar

badge-check


					Peringati HUT RI, 744 Warga Binaan Lapas Kayuagung Terima Remisi dan Akses Belajar Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) membuka akses pendidikan kesetaraan bagi warga binaan dan anak binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kayuagung, Minggu (17/8/2025).

Pemkab OKI bersama Lapas Kayuagung menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis terkait pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), serta MoU pembinaan rohani warga binaan dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) OKI.

Kalapas Kelas IIB Kayuagung, Syaikoni menyampaikan pendirian PKBM ini merupakan komitmen untuk mencerdaskan kehidupan warga binaan sekaligus menjawab keterbatasan akses pendidikan formal. “Pemberian remisi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus berkelakuan baik. Sebelum kembali ke masyarakat, mereka perlu dibekali dengan pendidikan dan peningkatan iman serta takwa,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati OKI, H. Muchendi, menekankan bahwa pendidikan dan pembinaan rohani menjadi bekal penting dalam proses reintegrasi sosial warga binaan. “Remisi dan pendidikan ini adalah kesempatan emas. Jadikan momen ini sebagai titik perubahan. Manfaatkan pendidikan rohani dan intelektual untuk membuktikan bahwa saudara bisa kembali diterima sebagai individu produktif,” tegasnya.

Menurutnya, kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag bukan hanya simbolik, melainkan bagian dari upaya holistik Pemkab OKI dalam mendukung reintegrasi warga binaan. “Pemerintah hadir bukan sekadar menghukum, tapi juga membimbing,” pungkas Bupati Muchendi.

Pemberian Remisi

Dalam rangkaian acara tersebut, sebanyak 744 warga binaan Lapas Kayuagung menerima remisi umum, sementara 725 warga binaan memperoleh remisi dasawarsa, yaitu pengurangan hukuman yang diberikan setiap sepuluh tahun. Dari jumlah itu, 45 orang langsung bebas pada hari yang sama berkat kebijakan subsider pengganti.

Sebagai wujud hasil pembinaan, warga binaan juga menampilkan karya kemandirian, di antaranya bengkel otomotif dan jasa potong rambut. (Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nelayan Menjerit !, Dugaan  TRAWL Resahkan Kuala Sungai Pasir

30 September 2026 - 20:28 WIB

SPAK-OKI Bawa Dugaan Pungli Disdik ke Pemda, Kabid SD Disorot

30 September 2026 - 18:16 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Lapas Kayuagung, Korban Masuk ICU, Tiga Warga Binaan Di-BAP

22 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak

8 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Trending di Daerah