Menu

Mode Gelap
Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

Daerah

Aksi Damai SPM Sumsel Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan di OKI

badge-check


					Aksi Damai SPM Sumsel Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Proyek Jalan di OKI Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id — Puluhan anggota Organisasi Masyarakat Serikat Pemuda dan Masyarakat Sumatera Selatan (SPM Sumsel) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ilir (OKI) pada Kamis (26/6/2025).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan kepada Kejari OKI untuk segera menuntaskan pengusutan dugaan korupsi dalam proyek peningkatan jalan di Kabupaten OKI. Suasana aksi berlangsung tertib, meski diwarnai orasi-orasi lantang dari para demonstran.

Koordinator Aksi, Yovi Meitaha, dalam orasinya menegaskan bahwa tuntutan mereka bukan semata mencari kesalahan, melainkan memperjuangkan keadilan dan transparansi dalam pengelolaan dana publik.

“Hari ini, kita berdiri di sini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk menuntut keadilan dan transparansi! Dugaan korupsi proyek jalan ini bukan hanya soal angka-angka di atas kertas, tetapi menyangkut masa depan Kabupaten OKI,” seru Yovi.

Ia juga menyebutkan, hingga kini ada 16 laporan dugaan penyimpangan dari berbagai sektor yang telah disampaikan kepada Kejari OKI.

“Laporan-laporan ini datang dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari kepala sekolah, kepala desa, camat, hingga pihak puskesmas. Kami menuntut Kejari untuk segera menindaklanjuti laporan tersebut secara transparan dan akuntabel. Jangan biarkan uang rakyat hilang begitu saja!” tegasnya.

Dalam aksinya, massa SPM Sumsel membawa poster dan spanduk bertuliskan tuntutan transparansi dan akuntabilitas. Mereka menyoroti berbagai temuan di lapangan, mulai dari buruknya kualitas pekerjaan proyek jalan, penggunaan material bermutu rendah, hingga dugaan mark-up anggaran.

Selain itu, Yovi juga menyoroti dampak langsung yang dirasakan masyarakat akibat proyek jalan yang diduga bermasalah tersebut.

“Jalan dengan kualitas buruk ini bukan hanya membahayakan keselamatan masyarakat, tapi juga merampas hak rakyat atas pembangunan yang layak dan bermutu,” lanjut Yovi.

Sebagai bentuk keseriusan, SPM Sumsel menyerahkan dokumen berisi bukti-bukti dugaan korupsi kepada pihak Kejari OKI.

Menanggapi aksi ini, Kasi Intelijen Agung Setiawan.SH.MH Kejari OKI, menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam mengawasi kinerja pemerintah.

“Terima kasih kepada SPM Sumsel yang telah menyampaikan aspirasi sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Terkait 16 laporan yang sudah masuk, silakan ditanyakan di PTSP kami. Jika ada laporan baru, silakan disampaikan juga ke PTSP untuk kami registrasi,” jelas Agung.

Aksi damai ini diakhiri dengan penyerahan dokumen resmi berisi pernyataan sikap dari SPM Sumsel kepada perwakilan Kejari OKI. Massa pun membubarkan diri dengan tertib.

SPM Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas, bahkan siap melanjutkan aksi ke tingkat Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Agung jika diperlukan.
(Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak

8 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora

5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh

11 Juli 2026 - 21:16 WIB

Trending di Daerah