Menu ✖

Mode Gelap
Nelayan Menjerit !, Dugaan  TRAWL Resahkan Kuala Sungai Pasir SPAK-OKI Bawa Dugaan Pungli Disdik ke Pemda, Kabid SD Disorot Dugaan Pengeroyokan di Lapas Kayuagung, Korban Masuk ICU, Tiga Warga Binaan Di-BAP Demo di Kantor Gubernur Sumsel, GRANSI ‘Gedor’ Disdik: Soroti Pungutan SMK Negeri 2 Palembang dan Desak Kadisdik Dievaluasi Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 81, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 81, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

Daerah

DPW IWO-I Sumsel Kecam Penganiayaan Wartawan IWO Indonesia Kota Pagar Alam

badge-check


					DPW IWO-I Sumsel Kecam Penganiayaan Wartawan IWO Indonesia Kota Pagar Alam Perbesar

Pagar Alam, Wartasumsel.co.id – Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Sumatera Selatan mengecam keras aksi penganiayaan yang diduga dilakukan oknum kontraktor lokal berinisial RL terhadap seorang wartawan di Kota Pagar Alam.

Korban diketahui bernama Kipri Herdiansyah, Biro Koran Potensi sekaligus Bendahara DPD IWO-I Kota Pagar Alam. Peristiwa penganiayaan terjadi pada Senin, 8 Desember 2025, sekitar pukul 17.20 WIB, di depan rumah terduga pelaku yang beralamat di RT 01/RW 01, Desa Jangkar, Kelurahan Jangkar Emas, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam.

Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke pihak kepolisian dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/253/XII/2025/SPKT/Polres Pagar Alam/Polda Sumsel, tertanggal 8 Desember 2025 pukul 20.01 WIB.

“Kami dari DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan mengecam keras tindakan penganiayaan ini. Perbuatan tersebut telah mengakibatkan Bendahara IWO-I Kota Pagar Alam mengalami luka serius. Kami meminta Polres Pagar Alam segera menindaklanjuti laporan ini. DPW akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Ketua DPW IWO-I Sumsel dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat korban menerima panggilan telepon dari terduga pelaku yang meminta bertemu. Korban sempat menolak karena masih bekerja, namun pelaku terus mendesak untuk datang ke rumahnya.

Merasa tidak enak menolak, korban akhirnya mendatangi rumah terduga pelaku bersama rekannya, Barlian.

Sesampainya di depan pintu rumah, korban sempat menanyakan maksud pertemuan tersebut. Namun tanpa banyak bicara, terduga pelaku langsung memukul korban secara membabi buta.

Akibat kejadian itu, korban mengalami:

Luka robek di dahi kanan

Lebam di dahi kiri

Luka di bibir

Lecet di hidung

Pengakuan Korban

Kipri Herdiansyah kepada awak media pada 9 Desember 2025 menyampaikan bahwa dugaan pemukulan terjadi karena pelaku tersinggung oleh pemberitaan di sejumlah media daring.

“Pelaku menelpon saya melalui WhatsApp pada pukul 14.33 WIB dan meminta bertemu. Saya sempat menolak karena sedang sibuk. Namun, karena terus didesak, saya akhirnya datang ke rumahnya. Saat saya bertanya maksud pertemuan, pelaku langsung memukul saya tanpa bicara,” ungkap Kipri.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Polres Pagar Alam. (Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Nelayan Menjerit !, Dugaan  TRAWL Resahkan Kuala Sungai Pasir

30 September 2026 - 20:28 WIB

SPAK-OKI Bawa Dugaan Pungli Disdik ke Pemda, Kabid SD Disorot

30 September 2026 - 18:16 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Lapas Kayuagung, Korban Masuk ICU, Tiga Warga Binaan Di-BAP

22 Agustus 2026 - 15:50 WIB

Demo di Kantor Gubernur Sumsel, GRANSI ‘Gedor’ Disdik: Soroti Pungutan SMK Negeri 2 Palembang dan Desak Kadisdik Dievaluasi

13 Agustus 2026 - 00:36 WIB

Dirgahayu Republik Indonesia Ke – 81, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju

12 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Trending di Daerah