Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Headline

Baznas OKI Gelar Lomba Menggambar dalam Rangka HUT ke-24

badge-check


					Baznas OKI Gelar Lomba Menggambar dalam Rangka HUT ke-24 Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menggelar lomba menggambar bagi siswa SD, SMP, SMA, serta kategori umum. Kegiatan ini berlangsung di RBSS I Kantor Pemda OKI, Kayuagung, pada Kamis (13/2).

Lomba ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Baznas OKI, yang mengusung tagline “Cahaya Zakat, Keajaiban bagi Muzaki dan Mustahik.”

Ketua Baznas OKI, Devison S.Pd.I, didampingi pengurus, menjelaskan kepada media bahwa sepanjang perjalanannya, Baznas OKI telah menjalankan lima program unggulan untuk membantu masyarakat.

Lima Program Unggulan Baznas OKI:

1. OKI Peduli – Program sosial yang mencakup kegiatan Jumat Berbagi bagi masyarakat kurang mampu.

2. OKI Cerdas – Memberikan beasiswa dan bantuan pendidikan bagi siswa SD, SMP, SMA, serta mahasiswa di OKI.

3. OKI Makmur – Menyediakan pinjaman modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

4. OKI Sehat – Program bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu serta distribusi susu tinggi protein.

5. OKI Bertakwa – Berupa bantuan pembangunan masjid, santunan bagi ustaz dan ustazah, serta pembinaan mualaf.

Menurut Devison, dana yang terkumpul dari infaq, zakat, dan sedekah ASN di OKI saat ini mencapai Rp 250 juta per bulan. Ke depan, pihaknya berencana memperluas jangkauan pengumpulan dana dengan menyasar perusahaan serta kafe-kafe di wilayah OKI.

Ia juga menyoroti perbedaan kebijakan infak antara OKI dan daerah lain. Beberapa kota/kabupaten tetangga telah mewajibkan infak bagi ASN, sementara di OKI masih bersifat sukarela.

“Dalam beberapa daerah lain, infak bagi ASN bersifat wajib dengan pemotongan nominal tertentu, yang sering kali menimbulkan kesan keterpaksaan. Di OKI, kami lebih mengedepankan himbauan, dan alhamdulillah, antusiasme para ASN cukup tinggi,” ujarnya.

Ia berharap program OKI Sehat dapat terus berkembang pada tahun 2025, mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan, sementara anggaran yang tersedia terbatas.

“Dengan pola yang ada saat ini, kami berharap program OKI Sehat bisa meningkat pada tahun 2025 agar lebih banyak masyarakat yang terbantu,” pungkasnya.(Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

25 Mei 2026 - 23:08 WIB

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Trending di Daerah