Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Ogan Komering Ilir

Lewat WhatsApp, Warga OKI Kini Bisa Lapor Langsung ke Bupati

badge-check


					Lewat WhatsApp, Warga OKI Kini Bisa Lapor Langsung ke Bupati Perbesar

Kayuagung, Wartasumsel.co.id — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab OKI) di bawah kepemimpinan Bupati H. Muchendi Mahzareki resmi meluncurkan inovasi layanan pengaduan masyarakat berbasis WhatsApp, Senin (14/7/2025). Inovasi yang diberi nama “Lapor Bup” ini memungkinkan warga menyampaikan keluhan langsung ke pemerintah melalui nomor 0858 4031 9110, tanpa perlu datang ke kantor.

Layanan ini dinilai menjadi terobosan baru dalam mendekatkan pemerintah dengan rakyat, berbeda dari pola sebelumnya yang kerap dikritik karena rendahnya keterlibatan pimpinan dalam mendengar langsung suara masyarakat.

Respons Cepat, Tak Perlu Menunggu

“Laporan dari masyarakat harus bisa langsung masuk dan direspons. Tidak perlu lagi menunggu arahan panjang,” tegas Bupati Muchendi dalam acara peluncuran yang digelar di Ruang Rapat Bupati Setda OKI. Ia didampingi Wakil Bupati Supriyanto dan jajaran perangkat daerah.

Muchendi menjelaskan, pelaporan masyarakat melalui Lapor Bup akan menjadi indikator kinerja bagi seluruh OPD, camat, hingga instansi pelayanan. Ia menekankan pentingnya sistem pelaporan yang murah, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita ingin aplikasi yang murah tapi efektif. WhatsApp adalah solusi paling tepat. Yang penting, rakyat bisa menyampaikan keluhan dan aspirasi dengan mudah,” ujarnya.

Transparansi dan Budaya Baru Pelayanan

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Adi Yanto, menyatakan bahwa Lapor Bup bukan sekadar aplikasi pengaduan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya pelayanan publik yang transparan dan responsif.

“Ini bukan hanya soal teknologi, tapi bagaimana kita membangun pemerintahan yang benar-benar dekat dan peduli,” kata Adi.

Sementara itu, Kepala Bidang E-Government Diskominfo OKI, Muttaqin Syarif, mengungkapkan beberapa fitur unggulan dalam layanan ini, antara lain:

Formulir pelaporan yang mudah diisi

Pemantauan status laporan secara real-time

Dashboard khusus bagi pimpinan daerah untuk melihat rekap kinerja OPD

“Bupati bisa langsung melihat kinerja OPD dari seberapa cepat dan baik laporan warga ditangani. Cukup klik, isi, kirim—laporan selesai,” jelas Muttaqin.

Simbol Era Baru Pelayanan Publik

Lapor Bup disebut-sebut sebagai antitesis dari pola birokrasi lama yang lamban dan berbelit. Di masa kepemimpinan Muchendi Mahzareki, layanan ini menjadi simbol era baru pelayanan publik di OKI—yang mengutamakan keterbukaan, kecepatan, dan kemudahan akses bagi masyarakat.
(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

31 Maret 2026 - 09:57 WIB

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H / 2026, Mohon Maaf Lahir dan Bathin

14 Maret 2026 - 09:01 WIB

Trending di Banyuasin