PALEMBANG — Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Tahun Anggaran 2025 untuk empat fungsi strategis sekaligus, yakni Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), dan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dittahti), pada Rabu (6/8/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 7 Mapolda Sumsel ini dibuka secara resmi oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol. M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh para pejabat utama Polda, para direktur fungsi teknis, serta para kasatwil dari jajaran Polres.

Rakernis tahun ini mengangkat tema:
“Penyidik Reskrim Polda Sumsel yang Presisi Siap Mendukung Program Pemerintah Guna Terwujudnya Asta Cita.”
Rakernis sebagai Forum Strategis Penegakan Hukum
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakapolda, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Rakernis ini merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas penyidikan secara presisi.
“Rakernis ini bukan sekadar rutinitas, tapi forum strategis untuk memperkuat sinergi antar fungsi teknis reserse dalam menjawab tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks,” tegas Kapolda dalam sambutannya.
Kapolda juga menekankan bahwa semangat Presisi harus menjadi napas dalam setiap langkah penyidikan. Profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas adalah tiga prinsip utama yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap penyidik Polri.
Jawab Tantangan Hukum Modern
Dalam Rakernis tersebut, peserta menerima pemaparan langsung dari para direktur fungsi teknis, dengan materi meliputi:
-
Penanganan tindak pidana konvensional dan kejahatan jalanan (Ditreskrimum)
-
Efektivitas penyidikan korupsi, kejahatan siber, dan ekonomi (Ditreskrimsus)
-
Strategi pencegahan serta pemberantasan jaringan narkotika (Ditresnarkoba)
-
Tata kelola tahanan dan barang bukti yang akuntabel dan transparan (Dittahti)
Rakernis ini bertujuan menyamakan pola penanganan perkara, memperkuat koordinasi lintas fungsi, dan memastikan proses penyidikan yang berkeadilan, transparan, serta berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh penyidik memiliki standar dan etika kerja yang seragam, tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga tangguh secara moral dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Wakapolda.
Komitmen Dukung Asta Cita Pemerintah
Tema besar Rakernis mencerminkan komitmen Polda Sumsel dalam mendukung program-program prioritas nasional, terutama dalam membangun supremasi hukum dan keadilan sosial—yang merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional Asta Cita.
“Sinergi penyidik yang solid adalah fondasi dalam menciptakan kepastian hukum, yang menjadi prasyarat penting bagi pembangunan dan investasi daerah,” tambah Wakapolda.
Kegiatan Rakernis ditutup dengan sesi diskusi panel dan tanya jawab interaktif, yang menjadi wadah para peserta untuk menyampaikan tantangan di lapangan dan mencari solusi bersama.
Polda Sumsel berharap melalui Rakernis Gabungan ini, kualitas penyidikan dan pelayanan hukum kepada masyarakat akan semakin meningkat, seiring dengan meningkatnya kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (hst)
Layanan Informasi dan Bantuan Polisi
📞 Call Center: 110
📱 WhatsApp Bantuan Polisi: 0813-7000-2110









