Menu

Mode Gelap
Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

Daerah

DPW IWO-I Sumsel Kecam Penganiayaan Wartawan IWO Indonesia Kota Pagar Alam

badge-check


					DPW IWO-I Sumsel Kecam Penganiayaan Wartawan IWO Indonesia Kota Pagar Alam Perbesar

Pagar Alam, Wartasumsel.co.id – Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Sumatera Selatan mengecam keras aksi penganiayaan yang diduga dilakukan oknum kontraktor lokal berinisial RL terhadap seorang wartawan di Kota Pagar Alam.

Korban diketahui bernama Kipri Herdiansyah, Biro Koran Potensi sekaligus Bendahara DPD IWO-I Kota Pagar Alam. Peristiwa penganiayaan terjadi pada Senin, 8 Desember 2025, sekitar pukul 17.20 WIB, di depan rumah terduga pelaku yang beralamat di RT 01/RW 01, Desa Jangkar, Kelurahan Jangkar Emas, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam.

Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke pihak kepolisian dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/253/XII/2025/SPKT/Polres Pagar Alam/Polda Sumsel, tertanggal 8 Desember 2025 pukul 20.01 WIB.

“Kami dari DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan mengecam keras tindakan penganiayaan ini. Perbuatan tersebut telah mengakibatkan Bendahara IWO-I Kota Pagar Alam mengalami luka serius. Kami meminta Polres Pagar Alam segera menindaklanjuti laporan ini. DPW akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Ketua DPW IWO-I Sumsel dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat korban menerima panggilan telepon dari terduga pelaku yang meminta bertemu. Korban sempat menolak karena masih bekerja, namun pelaku terus mendesak untuk datang ke rumahnya.

Merasa tidak enak menolak, korban akhirnya mendatangi rumah terduga pelaku bersama rekannya, Barlian.

Sesampainya di depan pintu rumah, korban sempat menanyakan maksud pertemuan tersebut. Namun tanpa banyak bicara, terduga pelaku langsung memukul korban secara membabi buta.

Akibat kejadian itu, korban mengalami:

Luka robek di dahi kanan

Lebam di dahi kiri

Luka di bibir

Lecet di hidung

Pengakuan Korban

Kipri Herdiansyah kepada awak media pada 9 Desember 2025 menyampaikan bahwa dugaan pemukulan terjadi karena pelaku tersinggung oleh pemberitaan di sejumlah media daring.

“Pelaku menelpon saya melalui WhatsApp pada pukul 14.33 WIB dan meminta bertemu. Saya sempat menolak karena sedang sibuk. Namun, karena terus didesak, saya akhirnya datang ke rumahnya. Saat saya bertanya maksud pertemuan, pelaku langsung memukul saya tanpa bicara,” ungkap Kipri.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Polres Pagar Alam. (Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pupuk Subsidi Naik Jauh dari HET? Petani Pampangan Minta Sidak

8 Agustus 2026 - 19:26 WIB

Dana Hibah KONI Palembang Disorot, GRANSI Minta Kejari Periksa Seluruh Pengurus dan Dispora

5 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Sengketa Tanah di Ogan Komering Ilir: Mediasi Buntu, Akses Perusahaan Terancam Ditutup

24 Juli 2026 - 09:48 WIB

Aksi Damai di Kejati Sumsel, GRANSI dan Forum LSM Bersatu Minta Usut Dugaan Korupsi Proyek Pertanian Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Prov. Sumsel

14 Juli 2026 - 13:31 WIB

Kuasa Hukum Junaidi Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Air Sugihan, Tegaskan Latar Belakang Sengketa Lahan Harus Diungkap Secara Utuh

11 Juli 2026 - 21:16 WIB

Trending di Daerah