Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

DPW IWO-I Sumsel Kecam Penganiayaan Wartawan IWO Indonesia Kota Pagar Alam

badge-check


					DPW IWO-I Sumsel Kecam Penganiayaan Wartawan IWO Indonesia Kota Pagar Alam Perbesar

Pagar Alam, Wartasumsel.co.id – Ketua DPW Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) Sumatera Selatan mengecam keras aksi penganiayaan yang diduga dilakukan oknum kontraktor lokal berinisial RL terhadap seorang wartawan di Kota Pagar Alam.

Korban diketahui bernama Kipri Herdiansyah, Biro Koran Potensi sekaligus Bendahara DPD IWO-I Kota Pagar Alam. Peristiwa penganiayaan terjadi pada Senin, 8 Desember 2025, sekitar pukul 17.20 WIB, di depan rumah terduga pelaku yang beralamat di RT 01/RW 01, Desa Jangkar, Kelurahan Jangkar Emas, Kecamatan Dempo Utara, Kota Pagar Alam.

Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke pihak kepolisian dengan Nomor Laporan Polisi: LP/B/253/XII/2025/SPKT/Polres Pagar Alam/Polda Sumsel, tertanggal 8 Desember 2025 pukul 20.01 WIB.

“Kami dari DPW IWO Indonesia Sumatera Selatan mengecam keras tindakan penganiayaan ini. Perbuatan tersebut telah mengakibatkan Bendahara IWO-I Kota Pagar Alam mengalami luka serius. Kami meminta Polres Pagar Alam segera menindaklanjuti laporan ini. DPW akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” tegas Ketua DPW IWO-I Sumsel dalam keterangannya.

Kronologi Kejadian

Insiden bermula saat korban menerima panggilan telepon dari terduga pelaku yang meminta bertemu. Korban sempat menolak karena masih bekerja, namun pelaku terus mendesak untuk datang ke rumahnya.

Merasa tidak enak menolak, korban akhirnya mendatangi rumah terduga pelaku bersama rekannya, Barlian.

Sesampainya di depan pintu rumah, korban sempat menanyakan maksud pertemuan tersebut. Namun tanpa banyak bicara, terduga pelaku langsung memukul korban secara membabi buta.

Akibat kejadian itu, korban mengalami:

Luka robek di dahi kanan

Lebam di dahi kiri

Luka di bibir

Lecet di hidung

Pengakuan Korban

Kipri Herdiansyah kepada awak media pada 9 Desember 2025 menyampaikan bahwa dugaan pemukulan terjadi karena pelaku tersinggung oleh pemberitaan di sejumlah media daring.

“Pelaku menelpon saya melalui WhatsApp pada pukul 14.33 WIB dan meminta bertemu. Saya sempat menolak karena sedang sibuk. Namun, karena terus didesak, saya akhirnya datang ke rumahnya. Saat saya bertanya maksud pertemuan, pelaku langsung memukul saya tanpa bicara,” ungkap Kipri.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak Polres Pagar Alam. (Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

25 Mei 2026 - 23:08 WIB

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki

7 Mei 2026 - 15:31 WIB

Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Trending di Hukum