Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

Dana Desa Lingkis Dialokasikan untuk Pembangunan dan Ketahanan Pangan

badge-check


					Dana Desa Lingkis Dialokasikan untuk Pembangunan dan Ketahanan Pangan Perbesar

OKI, Wartasumsel.co.id – Dalam rangka penatausahaan, pertanggungjawaban, dan pelaporan Dana Desa, Kepala Desa Lingkis, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sopianto, S.Kom, memaparkan penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, Rabu (31/12/2025).

Saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Sopianto menjelaskan bahwa Dana Desa yang diterima Desa Lingkis pada tahun 2025 berjumlah sekitar Rp 963 juta. Dana tersebut dialokasikan berdasarkan ketentuan pemerintah pusat yang tertuang dalam Peraturan Presiden tentang rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kemudian disalurkan melalui APBD daerah.

Menurut Sopianto, Dana Desa terbagi dalam dua peruntukan utama, yakni earmark dan non-earmark. Untuk non-earmark, penggunaan dana telah ditentukan oleh pemerintah pusat, salah satunya untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Sementara earmark merupakan Dana Desa yang penggunaannya ditentukan melalui musyawarah desa dan difokuskan pada pembangunan infrastruktur.

“Untuk Desa Lingkis pada 2025, Dana Desa kami gunakan antara lain untuk pembangunan titian bertiang, rabat beton, serta beberapa bangunan penunjang lainnya,” ujar Sopianto.

Selain pembangunan fisik, Pemerintah Desa Lingkis juga memanfaatkan Dana Desa melalui program earmark ketahanan pangan yang difokuskan pada penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Program ini diarahkan untuk pemberdayaan pemuda desa, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.

“Kami memberdayakan anak-anak muda desa yang bergerak di bidang pertanian sawah dan budidaya ikan lele.

Alhamdulillah, program ini mampu menyerap tenaga kerja dan hingga kini sudah berjalan serta menghasilkan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Sopianto juga menyampaikan capaian prestasi yang diraih Desa Lingkis. Ia mengungkapkan bahwa pada 25–27 November 2025 lalu, dirinya mewakili Kabupaten OKI menerima penghargaan Peacemaker Justice Award (PJA) di Jakarta.

“Secara nasional hanya ada 130 kepala desa dan lurah dari sekitar 83 ribu desa dan kelurahan se-Indonesia yang menerima penghargaan ini. Ini menjadi kebanggaan, bukan hanya bagi saya secara pribadi, tetapi juga bagi Desa Lingkis,” ungkapnya.

Selain itu, Desa Lingkis juga meraih penghargaan Adidaya Sasana Jaga Desa, sebuah apresiasi khusus untuk desa yang aktif dalam penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbakum). Melalui Posbakum tersebut, pemerintah desa berupaya menyelesaikan persoalan masyarakat secara kekeluargaan agar tidak berlanjut ke ranah hukum.

“Kami mengedepankan musyawarah dan penyelesaian secara damai ketika masyarakat menghadapi permasalahan hukum ringan,” kata Sopianto.

Ke depan, Sopianto menegaskan komitmennya untuk membawa Desa Lingkis menjadi lebih maju dibandingkan desa-desa lainnya. Ia menilai Dana Desa telah menjadi instrumen penting dalam mendorong pembangunan desa secara masif dan berkelanjutan.

“Sejak adanya Dana Desa, pembangunan infrastruktur desa bisa dilakukan secara nyata dan bahkan diakui secara nasional maupun internasional. Ke depan, pembangunan di Desa Lingkis akan terus kami tingkatkan,” pungkasnya.

(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Warga Desa Setiajaya Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Truk Alat Berat

3 Mei 2026 - 19:16 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu

7 April 2026 - 18:40 WIB

Trending di Banyuasin