Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

Ketua Caretaker GSNI Banyuasin Dukung Aksi Damai Cipayung Plus di DPRD Sumsel

badge-check


					Ketua Caretaker GSNI Banyuasin Dukung Aksi Damai Cipayung Plus di DPRD Sumsel Perbesar

Palembang, Wartasumsel.co.id – Ketua Cabang Caretaker Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Banyuasin, Pandi, menanggapi aksi damai yang digelar kawan-kawan senior dari Cipayung Plus Sumatera Selatan di depan kantor DPRD Sumsel, Senin (01/09/2025).

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa menyuarakan empat poin tuntutan. Pertama, mendesak pemerintah agar tidak merealisasikan kenaikan gaji maupun tunjangan anggota DPR. Kedua, menuntut DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Ketiga, meminta adanya revisi terhadap Undang-Undang Pemilu. Keempat, mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DPR.

Pandi menilai aksi damai tersebut mencerminkan kegelisahan rakyat terhadap lembaga legislatif yang dinilai belum maksimal dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun legislasi. “Kami dari GSNI Banyuasin mendukung penuh sikap kritis yang ditunjukkan kawan-kawan Cipayung Plus. Aksi damai ini adalah bentuk nyata mahasiswa tetap konsisten mengawal demokrasi dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, tuntutan yang disuarakan sudah mewakili keresahan masyarakat. Penolakan terhadap rencana kenaikan gaji DPR dinilai relevan di tengah kondisi ekonomi rakyat yang belum stabil. Sementara percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset penting untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi.

“DPR jangan hanya sibuk dengan urusan internal dan kepentingan politik. Mereka dipilih rakyat untuk bekerja, bukan memperkaya diri. Karena itu evaluasi kinerja menjadi hal mendesak agar kepercayaan publik tidak terus merosot,” tegas Pandi.

“DPR jangan hanya sibuk dengan urusan internal dan kepentingan politik. Mereka dipilih rakyat untuk bekerja, bukan memperkaya diri. Karena itu evaluasi kinerja menjadi hal mendesak agar kepercayaan publik tidak terus merosot,” tegas Pandi. (hst)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

25 Mei 2026 - 23:08 WIB

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Warga Desa Setiajaya Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Truk Alat Berat

3 Mei 2026 - 19:16 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Trending di Daerah