Menu

Mode Gelap
Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu Icang Rahardian: Jangan Biarkan Mitra MBG Main-Main dengan Gizi Anak Konflik Lahan di OKI Memanas, Petani Kirim Surat Resmi ke Prabowo Membara lagi kebakaran Illegal Refinery di Pal-2, Kecamatan Babat Toman Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

Daerah

Ormas SPM Sumsel Soroti Proyek Rekonstruksi Jalan Talang Jaya-Kayu Labu Senilai Rp 17,89 M

badge-check


					Ormas SPM Sumsel Soroti Proyek Rekonstruksi Jalan Talang Jaya-Kayu Labu Senilai Rp 17,89 M Perbesar

Ogan Komering Ilir, Wartasumsel.co.id. – Sarana infrastruktur jalan memiliki peran krusial dalam menunjang pertumbuhan ekonomi serta membuka akses potensial bagi pengembangan usaha masyarakat. Rekonstruksi jalan dilakukan untuk meningkatkan konektivitas wilayah, memperpendek jarak tempuh, serta mengurangi biaya operasional kendaraan.

Salah satu proyek rekonstruksi jalan yang sedang berjalan adalah Jalan Talang Jaya – Kayu Labu di Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten OKI. Proyek ini memiliki total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) senilai Rp 17.892.546.000,00, dengan waktu pelaksanaan 110 hari kalender, serta penyedia jasa PT Dwi Urip.

Dugaan Penyimpangan dalam Proyek

Ketua Ormas Serikat Pemuda dan Masyarakat (SPM Sumsel), Yovi Maitaha, menyoroti sejumlah kejanggalan dalam pelaksanaan proyek ini.

“Kami menemukan bahwa sebagian jalan tidak dilakukan pengaspalan sebagaimana mestinya, dan bahu jalan dibeberapa titik tidak ditimbun tanah secara merata. Ini menunjukkan adanya dugaan penyimpangan dari spesifikasi teknis (bistek) yang telah ditentukan. Hal ini bisa terjadi akibat lemahnya pengawasan dari pihak terkait,” ujar Yovie.

Yovie selaku koordinator SPM Sumsel menegaskan bahwa mereka akan melakukan investigasi lebih dalam untuk mengumpulkan bukti lebih lanjut. Jika ditemukan adanya indikasi tindak pidana korupsi, mereka akan melaporkan kasus ini ke Aparat Penegak Hukum (APH).

Yovie juga meminta kepada Dinas PUPR OKI agar lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap proyek-proyek pembangunan agar tidak terjadi pekerjaan yang asal-asalan.

“Kami meminta kepada dinas terkait untuk turun langsung ke lapangan, bukan hanya duduk di kantor. Pengawasan yang baik akan memastikan kualitas hasil konstruksi sesuai standar dan mencegah pemborosan anggaran negara,” tegasnya.

Selain itu, Yovie juga menyoroti adanya selisih antara nilai tender dan HPS proyek sebesar Rp 100 juta, berdasarkan papan pengumuman proyek. Hal ini dinilai perlu mendapat perhatian lebih lanjut

Tanggapan Pihak Terkait

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas PUPR Kabupaten OKI melalui bidang terkait memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Selasa( 4/2/25). RK. Menjelaskan “Sudah sesuai kak memang ada yang tidak dilebur dan tidak ditimbun ambil panjang jalan yang rusak viral kemarin. Biar tercover galo” jelasnya singkat.

Ormas SPM Sumsel berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini guna memastikan bahwa anggaran yang digunakan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan tidak disalahgunakan. (Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu

7 April 2026 - 18:40 WIB

Konflik Lahan di OKI Memanas, Petani Kirim Surat Resmi ke Prabowo

7 April 2026 - 13:03 WIB

Membara lagi kebakaran Illegal Refinery di Pal-2, Kecamatan Babat Toman

4 April 2026 - 07:16 WIB

Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

31 Maret 2026 - 09:57 WIB

Trending di Daerah