Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

Pembunuhan Sadis Gegerkan Desa Pulauan, Pria Tewas Ditebas Parang, Empat Pelaku Diburu Polisi

badge-check


					Pembunuhan Sadis Gegerkan Desa Pulauan, Pria Tewas Ditebas Parang, Empat Pelaku Diburu Polisi Perbesar

OKI, Wartasumsel.co.id – Warga Desa Pulauan, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, digemparkan oleh aksi pembunuhan sadis yang menewaskan seorang pria bernama Kamiliya alias Lia (43).

Korban ditemukan tewas dengan luka tebasan parang di sekujur tubuh di jalan desa pada Sabtu, 8 Maret 2025, sekitar pukul 15.15 WIB.

Kapolsek Pangkalan Lampam, IPTU Suhendra, SH, menjelaskan bahwa kejadian ini bermula ketika empat orang pelaku, yang dipimpin oleh Embang (40), mendatangi rumah korban dengan membawa senjata tajam jenis parang.

“Para pelaku mencari korban, namun saat itu korban tidak berada di rumah. Setelah gagal menemukannya, mereka pergi untuk mencari di tempat lain,” ungkap IPTU Suhendra.

Tak lama kemudian, anak korban, Rian Saputra (25), keluar rumah untuk mencari ayahnya. Sekitar 15 menit setelahnya, Rian berpapasan dengan kelompok pelaku di jalan.

“Salah satu pelaku sempat berkata ‘dak katek’ (tidak ada) kepada saya. Namun, hanya beberapa meter dari tempat itu, saya menemukan ayah saya sudah terkapar di tanah dengan luka parah akibat tebasan parang,” ujar Rian dengan nada sedih.

Polisi Buru Pelaku, Warga Resah

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan saksi-saksi. Jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan terus menyelidiki motif dibalik pembunuhan keji ini. Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi,” tegas IPTU Suhendra.

Peristiwa tragis ini menimbulkan keresahan di kalangan warga Desa Pulauan.

“Kami sangat terkejut dan sedih dengan kejadian ini. Kami berharap polisi segera menangkap para pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Pihak kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap para pelaku secepatnya. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.

(Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi

25 Mei 2026 - 23:08 WIB

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki

7 Mei 2026 - 15:31 WIB

Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Trending di Hukum