Menu

Mode Gelap
Geger! Dugaan Pungli dan Manipulasi Program Pertanian di Ogan Komering Ilir Siap Dilaporkan ke Pusat Penanganan Eceng Gondok di Terate–Belanti Tunggu Ponton Tulang Bawang Barat Lampung Gelar Event Bergengsi Bagi Pecinta Otomotif dan Motor Cross Ketua GMP-TIPIDKOR Sumsel Minta Wali Kota Evaluasi Kinerja Kadishub Palembang Desak PTDH S.E. DPRD Banyuasin Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPP Golkar GRANSI Laporkan Dinsos MUBA : Anggaran Besar, Jejak Tipis, Meminta Kejati Memeriksa

Daerah

Penanganan Eceng Gondok di Terate–Belanti Tunggu Ponton

badge-check


					Penanganan Eceng Gondok di Terate–Belanti Tunggu Ponton Perbesar

SP Padang, Wartasumsel.co.id – Tumpukan eceng gondok yang menyerupai daratan di sekitar jembatan penghubung Terate–Belanti menjadi perhatian warga.

Kondisi tersebut dinilai mempersempit aliran sungai dan memperlambat arus air, sehingga menimbulkan kekhawatiran saat hujan turun.

Selain menyempitkan aliran sungai, eceng gondok yang tersangkut di sekitar tiang jembatan dikhawatirkan terus bertambah apabila tidak segera ditangani. Warga berharap ada langkah nyata dan berkelanjutan agar aliran sungai kembali lancar dan akses jembatan tetap aman.

Masyarakat menegaskan tidak bermaksud menyalahkan pihak mana pun, melainkan menginginkan solusi konkret agar potensi banjir dan gangguan transportasi dapat dicegah sejak dini.

Menanggapi keresahan tersebut, Camat SP Padang, Indra Husen, menyampaikan apresiasi kepada warga Desa Belanti dan desa sekitar yang telah bergotong royong membersihkan eceng gondok secara manual.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah berjuang bergotong royong melakukan pembersihan. Gotong royong adalah warisan leluhur yang harus terus kita jaga,” ujar Indra Husen.

Ia menjelaskan pemerintah desa, kecamatan, hingga kabupaten telah berupaya mencari solusi. Namun, pelaksanaan penanganan menggunakan alat berat memerlukan perhitungan matang karena mempertimbangkan risiko teknis di lapangan.

“Harus dilakukan survei lokasi, kedalaman sungai, serta derasnya arus air karena dapat berisiko terhadap alat berat, termasuk kemungkinan tenggelam,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini satu unit ekskavator telah disiapkan. Namun, pelaksanaan pembersihan masih menunggu kedatangan ponton yang bergerak dari arah Palembang menuju SP Padang.

“Ekskavator sudah siap, tinggal menunggu ponton. Kami juga sudah melakukan peninjauan kelayakan alat bersama pihak pelaksana,” katanya.

Ia berharap proses pembersihan eceng gondok dapat mulai dilaksanakan pada awal Ramadan.

Indra Husen juga mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan tidak terpancing situasi yang dapat menimbulkan kegaduhan.

“Mari kita tetap tenang. Semoga pelaksanaan pembersihan bisa segera berjalan dan sungai kembali lancar,” pungkasnya.

(Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Geger! Dugaan Pungli dan Manipulasi Program Pertanian di Ogan Komering Ilir Siap Dilaporkan ke Pusat

20 Februari 2026 - 09:57 WIB

Ketua GMP-TIPIDKOR Sumsel Minta Wali Kota Evaluasi Kinerja Kadishub Palembang

13 Februari 2026 - 18:09 WIB

Desak PTDH S.E. DPRD Banyuasin Mahasiswa Gelar Aksi di Kantor DPP Golkar

12 Februari 2026 - 11:36 WIB

GRANSI Laporkan Dinsos MUBA : Anggaran Besar, Jejak Tipis, Meminta Kejati Memeriksa

29 Januari 2026 - 12:42 WIB

Saluran Irigasi DI Lematang Rampung, Sawah Baru 3.000 Hektare Masih Menunggu

16 Januari 2026 - 19:16 WIB