Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

Tindaklanjuti Arahan Bupati Muchendi, Pemkab OKI Gelar Pasar Murah dan Layanan Publik Serentak

badge-check


					Pasar murah serta peningkatan akses layanan publik bagi masyarakat adalah program prioritas pasca pelantikan Bupati Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto. Perbesar

Pasar murah serta peningkatan akses layanan publik bagi masyarakat adalah program prioritas pasca pelantikan Bupati Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto.

Kayuagung, Wartasumsel.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) mulai menjalankan program prioritas pasca pelantikan Bupati Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto pada 20 Februari lalu. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah pengendalian inflasi melalui pasar murah serta peningkatan akses layanan publik bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, Asmar Wijaya, mengatakan bahwa pasar murah dan layanan publik jemput bola ini merupakan inisiatif Bupati Muchendi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta meringankan beban ekonomi mereka, terutama menjelang bulan Ramadan.

Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi

Menurut Asmar, harga kebutuhan pokok cenderung mengalami lonjakan saat mendekati Ramadan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab OKI menggelar operasi pasar murah agar masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Biasanya, menjelang Ramadan harga kebutuhan pokok meningkat. Oleh karena itu, Pemkab OKI menggelar operasi pasar murah agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan mereka dengan harga lebih terjangkau,” ujar Asmar.

Ia menambahkan, dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani oleh lonjakan harga.

Layanan Publik Jemput Bola untuk Permudah Masyarakat

Selain pasar murah, Pemkab OKI juga menghadirkan layanan publik secara langsung di tengah masyarakat. Program yang diselenggarakan mencakup KB gratis, layanan kesehatan reproduksi, serta perekaman KTP elektronik dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

“Layanan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga 1.000 hari pertama kehidupan anak guna mencegah kematian ibu dan bayi serta menekan angka stunting,” jelas Asmar.

Sementara itu, layanan perekaman KTP elektronik dan IKD bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan serta meningkatkan keamanan data pribadi.

“Dengan adanya layanan administrasi kependudukan ini, diharapkan seluruh warga yang belum memiliki KTP elektronik atau IKD dapat segera melakukan perekaman sehingga mereka dapat mengakses berbagai layanan publik dengan lebih mudah,” tutup Asmar.

Program ini menjadi langkah awal Bupati Muchendi dan Wakil Bupati Supriyanto dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau menjelang bulan suci Ramadan. (Nelly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

7 Mei 2026 - 11:25 WIB

Warga Desa Setiajaya Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Truk Alat Berat

3 Mei 2026 - 19:16 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Trending di Daerah