Menu

Mode Gelap
Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu Icang Rahardian: Jangan Biarkan Mitra MBG Main-Main dengan Gizi Anak Konflik Lahan di OKI Memanas, Petani Kirim Surat Resmi ke Prabowo Membara lagi kebakaran Illegal Refinery di Pal-2, Kecamatan Babat Toman Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

Daerah

Konflik Tanah Warga Ulak Depati dan PT Klantan Sakti 3, Pemcam Pampangan Gelar Mediasi

badge-check


					Konflik Tanah Warga Ulak Depati dan PT Klantan Sakti 3, Pemcam Pampangan Gelar Mediasi Perbesar

 

Ogan Komering Ilir, Wartasumsel.co.id – Konflik tanah antara warga Desa Ulak Depati dan PT Klantan Sakti 3 memasuki babak baru. Pemerintah Kecamatan Pampangan, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mengambil langkah proaktif dengan mengundang berbagai pihak untuk mediasi guna mencari solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

Mediasi ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025, pukul 08.30 WIB, bertempat di Ruang Kerja Camat Pampangan. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari permohonan Basarudin, Kepala Dusun (Kadus) II Desa Ulak Depati, yang mewakili warga terdampak akibat pembangunan jalan akses perusahaan.

Mediasi Diharapkan Jadi Solusi Konflik

Sejumlah pihak yang diundang dalam pertemuan ini meliputi:
✔ Pimpinan PT Klantan Sakti 3
✔ Kapolsek Pampangan
✔ Danramil Pampangan
✔ Kepala Desa Ulak Depati
✔ Kepala Desa Kandis
✔ Perwakilan masyarakat

Mediasi ini diharapkan dapat menjadi jalan keluar agar konflik tidak berlarut-larut dan menemukan solusi yang adil bagi kedua belah pihak.

Camat Pampangan, Yudi Irawan, S.Sos, menegaskan pentingnya dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan sengketa ini.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada pihak yang dirugikan. Oleh karena itu, kami mengundang semua pihak terkait untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik,” ujarnya dalam surat undangan yang juga ditembuskan ke Pj. Bupati OKI, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi OKI, serta Kepala Dinas Perkebunan OKI.

Warga Berharap Kepastian Hak Atas Tanah

Dengan adanya mediasi ini, warga berharap hak mereka atas tanah sawah dapat diperjelas, serta tercapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Bagaimana hasil pertemuan ini? Nantikan perkembangan selanjutnya di Warta Sumsel.co.id. (Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu

7 April 2026 - 18:40 WIB

Membara lagi kebakaran Illegal Refinery di Pal-2, Kecamatan Babat Toman

4 April 2026 - 07:16 WIB

Paripurna LKPJ 2025, DPRD OKI Ingatkan Program Jangan Sekadar Serapan Anggaran

31 Maret 2026 - 09:57 WIB

“Kasus Kepsek Aniaya Aktivis Memanas: Bupati Banyuasin, Kadisdik dan Polsek Mariana Didesak Bertanggung Jawab”

15 Maret 2026 - 01:45 WIB

Trending di Banyuasin