Menu

Mode Gelap
Ketua LSM KRAK Sumsel: “Jangan Main-Main dengan Hak Rakyat!” Rekomendasi HGU Komisi II DPR RI Harus Segera Dieksekusi PT Melania Kembali Jadi Sorotan, Diduga Lakukan Penggalian di Luar HGU LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati Kapolres Musi Rawas Utara Update Penanganan Laka Muratara: Tim DVI Identifikasi Korban Terbakar Bus ALS dan Truk Tangki Nama Wartawan Wartasumsel Diduga Dicatut untuk Minta Uang ke Camat di OKI

Daerah

Warga Desa Setiajaya Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Truk Alat Berat

badge-check


					Warga Desa Setiajaya Keluhkan Jalan Rusak Akibat Aktivitas Truk Alat Berat Perbesar

Muba Wartasumsel.co.id – Warga Desa Setiajaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, mengeluhkan kondisi jalan desa yang mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan tersebut diduga disebabkan oleh aktivitas kendaraan besar yang mengangkut alat berat dan kerap melintasi jalan desa.

Keluhan ini disampaikan langsung oleh masyarakat setempat yang merasa kondisi jalan semakin memprihatinkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dalam sebuah unggahan yang dikirim redaksi media ini, warga memohon perhatian dan bantuan dari Bupati Musi Banyuasin untuk segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Mohon bantuannya Pak Bupati Musi Banyuasin, kami masyarakat Desa Setiajaya sangat miris sekali. Jalan kami rusak parah akibat mobil yang membawa alat berat ini,” tulis warga dalam unggahan tersebut.

Berdasarkan gambar yang beredar, terlihat kendaraan truk besar melintas di jalan desa pada malam hari. Kondisi jalan tampak tidak memadai untuk dilalui kendaraan bertonase berat, sehingga berpotensi mempercepat kerusakan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan media ini dilapangan bahwa memang benar kendaraan bertonase berat sering melewati jalan tersebut.

“Sering sekali pak, mobil besar-besar lewat jalan ini, jalan kami jadi rusak. Kami mintak agar pak bupati turun tangan” ujar warga setempat, Minggu (3/5/2026).

Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui perbaikan jalan maupun pengaturan lalu lintas kendaraan berat agar tidak merusak infrastruktur desa.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pengawasan terhadap perusahaan atau pihak terkait yang menggunakan jalur desa untuk aktivitas angkutan alat berat, agar turut bertanggung jawab terhadap kerusakan yang ditimbulkan. (sgk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LSM PERMAK Kritik Studi Tiru 15 Desa di Lempuing Jaya: Habiskan Anggaran di Tengah Defisit

16 Mei 2026 - 17:03 WIB

SemutGatal Sumsel Siap Berkontribusi Nyata Untuk Masyarakat Kertapati

9 Mei 2026 - 15:45 WIB

Diskominfo OKI Sosialisasikan PP Tunas, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

28 April 2026 - 17:16 WIB

Ironis! Gedung Baru SDN 08 Talang Kelapa Sudah Bocor, Aktivitas Belajar Terganggu

7 April 2026 - 18:40 WIB

Konflik Lahan di OKI Memanas, Petani Kirim Surat Resmi ke Prabowo

7 April 2026 - 13:03 WIB

Trending di Infrastruktur